Musim Hujan Tiba, Waspadai Leptospirosis di Lingkungan Kita

(Dokumentasi liputan6.com)

Musih hujan telah tiba. Akhir tahun ini tampaknya lebih basah dari tahun tahun sebelumnya. Tingginya curah hujan belakangan ini membuat kita wajib lebih waspada. Penyakit Leptospirosis adalah salah satu yang wajib kita waspadai.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang sebelumnya telah menginfeksi tikus. Lalu ditularkan pada manusia melalui air kencing tikus. Bakteri leptospira ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui mata, hidung, kulit yang luka, selaput lendir, dan makanan. Masa inkubasi penyakit ini adalah 2­ sampai 26 hari. Rata-­rata 10 hari setelah kontak dengan kencing tikus maka pasien akan mulai menunjukkan gejala.

Jumlah kasus Leptospirosis di Provinsi Jawa Tengah cukup banyak. Pada semester I bulan Juni tahun 2020 ditemukan sebanyak 346 kasus dengan kematin sebanyak 45 orang (Dinkes Prov. Jawa Tengah 2020). Walaupun kasus terbanyak ada di Kabupaten Demak, masyarakat Sukoharjo tetap harus waspada. Tingginya curah hujan meningkatkan risiko banjir yang berimplikasi peningkatan kasus Leptospirosis. Apalagi kalo daerah tempat tinggal anda banyak tikusnya. Waduh.

Gejala dari Leptospirosis adalah emam tinggi selama 3 sampai ­10 hari, menggigil, batuk, mual, sakit perut, diare, sakit kepala, nyeri otot terutama di betis, dan mata merah. Jika tidak diberikan penanganan yang memadai, penyakit ini dapat berkembang menjadi bentuk berat yang disebut sebagai penyakit Weils yang ditandai adanya kulit kuning, air seni warna cokelat tua, perdarahan, gagal ginjal, syok (penurunan tekanan darah), penurunan kesadaran, hingga kematian. 

Pada saat banjir melanda, air banjir adalah sarana penyebaran Leptospirosis yang berbahaya. Maka dari itu dilarang minum, mandi atau berendam dengan air banjir. Jangan pula mengkonsumsi makanan atau minuman yang kemungkinan telah terkontaminasi air banjr. Juga selalu gunakan alat pelindung diri apabila akan masuk ke air banjir. Selalu jaga agar kulit kita tidak terluka atau tergores, yang akan menjadi pintu masuknya bakteri leptospira. Segera cuci menggunakan sabun apabila ada anggota tubuh yang terkena air genangan banjir.

Demikian artikel kami mengenai penyakit Leptospirosis.

Salam Sehat dan Bahagia bersama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*